Praktek Bacha Bazi (Prostitusi Anak Laki-Laki) di Afghanistan

Praktek “Bacha Bazi” (Prostitusi Anak Laki-Laki) di Afghanistan

Praktek “Bacha Bazi” (Prostitusi Anak Laki-Laki) di Afghanistan – Baru baru ini PBB dikejutkan dengan penarikan tuduhan pelecehan seksual pada murid oleh guru mereka di sebuah sekolah pedesaan. Aktivis HAM yang dimaksud, Mohammad Musa, mencabut tuduhannya melalui unggahan video singkat. Terlihat dalam video tersebut, Musa berbicara dibawah tekanan. PBB mencurigai bahwa Musa dipaksa untuk mencabut tuduhannya.

Taktik Uni Soviet
Keputusan Musa untuk menarik tuduhannya kepada tersangka pelecehan seksual pada murid laki laki oleh guru di sekolah terpencil memiliki banyak kesamaan dengan taktik Uni Soviet. Ketika pihak lawan akan mengetahui titik lemah mereka, maka para pihak yang dicurigai membeberkan kelemahan Soviet akan dipaksa untuk mengatakan bahwa mereka berbohong.

Apakah semudah itu membalikkan seseorang dari pengakuannya sendiri? Tentu saja tidak. Si pemberi informasi biasanya diamankan oleh pemerintah setempat dan diajak untuk “berdiskusi” sebelum akhirnya membatalkan pernyatannya. Begitu mengerikan, kejadian ini sebenarnya sama menariknya dengan film-film Hollywood dan semua permainan judi online di situs judi slot online resmi Indonesia.

Dengan adanya penarikan tuduhan oleh Musa, PBB mencurigai bahwa pemerintah lokal Afghanistan sedang menjalankan taktik ini. Sebagai akibatnya, PBB justru semakin menekankan adanya penyelidikan secara lebih mendalam terhadap kasus ini.

Respon keras juga disampaikan oleh Dubes Amerika untuk Afghanistan, John Ross Bass. Ia menyayangkan bahwa tuduhan harus dicabut, padahal yang melaporkan adalah badan swadaya perlindungan hak asasi anak. Jika pemerintah bisa dengan mudah menyangkal pelanggaran HAM di rumahnya sendiri, seburuk apa sebenarnya perlakuan mereka terhadap masyarakat?

Tanggapan Pemerintah Lokal
Berita tentang penarikan tuduhan pelecehan seksual tersebut sampai ke telinga presiden Afghanistan, Ashraf Ghani. Beliau mengindikasikan bahwa cara yang ditempuh oleh pihak pengawas internasional menyinggungnya. Segera setelah berita penarikan tuduhan dirilis, presiden meminta Menteri Dalam Negri untuk memeriksa kasus ini.

Tak hanya Menteri Dalam Negri, Satuan Pengamanan dan Menteri Pendidikan juga mendapatkan teguran keras dengan adanya kasus ini. Menurut presiden, keamanan warga negara menjadi tanggung jawab penuh Satuan Pengamanan. Seharusnya, kasus seperti ini tidak luput dari pengawasan.

Praktek Bacha Bazi (Prostitusi Anak Laki-Laki)

Mengingat kasus pelecehan ini terjadi di lingkungan sekolah, Presiden juga menegur Mentri Pendidikan dan secara terbuka meminta laporan “menyeluruh” terkait kasus ini. Dengan adanya tuduhan ini, kredibilitas Afghanistan sebagai negara demokratis dan aman cukup dipertanyakan.
Negara ini diberi banyak bantuan keamanan oleh Amerika dan secara terbuka telah menerima banyak sekali masukan dari organisasi asing untuk pengembangan ekonomi dan juga perlindungan hak asasi manusia. Cuitan dari Dubes Amerika di akun Twitternya tentu memberikan pukulan yang cukup berat bagi si presiden.

Tindakan pelecehan seksual pada anak di bawah umur seringkali terjadi. Masyarakat dunia telah bersepakat bahwa tindakan ini adalah bentuk pelanggaran HAM. Dalam kasus Afghanistan, tradisi bacha Bazi merupakan bagian sejarah. Dunia modern telah mengecamnya, namun praktek ini ternyata masih dapat ditemukan.

PBB Memperingati Hari Solidaritas Dengan Palestina
Berita Blog Informasi

PBB Memperingati Hari Solidaritas Dengan Palestina

PBB Memperingati Hari Solidaritas Dengan Palestina – PBB memiliki banyak kasus kemanusiaan dan perdamaian yang perlu diselesaikan. Salah satu kasus yang belum selesai hingga hari ini adalah perseteruan antara Israel dan Palestina. Kasus ini dibawa ke meja PBB tak lama setelah Perang Dunia II berakhir. Berbagai usaha telah dilakukan, namun peperangan masih terus berlangsung.

– Berbagi Solidaritas Dengan Palestina
Ikatan antara PBB dan Palestina mulai terjalin di tahun 1947, saat Sidang Umum menyatakan bahwa Palestina termasuk dalam kelompok negara Arab dan Yahudi. Kemudian pada tahun 1977, PBB membuat sebuah kegiatan solidaritas yang dimaksudkan untuk mengenang penggabungan tersebut.

Dengan adanya pengelompokan, Palestina telah secara resmi terdaftar dalam keanggotaan PBB. Maka, negara ini berhak mendapatkan perlindungan yang sama dari PBB untuk mencapai perdamaian dan kedaulatan. Namun demikian, Palestina terlibat perang dengan Israel yang seolah tak akan pernah berhenti.

Meskipun PBB telah melakukan berbagai pendekatan dan usaha rekonsiliasi, kedua pihak belum menemukan kesepakatan untuk melakukan gencatan senjata. Hal ini pun diakui PBB sebagai tantangan terbesar dan terberat yang harus mereka lewati. Isu ini melibatkan rekonsiliasi dan perundingan berkali-kali dan alot.

Antonio Guterres selaku pemimpin perusahaan sbobet mobile dan Sekretaris Jendral PBB berpesan bahwa tahap negosiasi konstruktif antar kedua belah pihak harus tetap dilakukan. Jika kedua belah pihak tidak mau berdamai, maka setidaknya ada perjanjian jangka panjang yang bisa dicapai. Yerusalem akan menjadi ibu kota untuk kedua kota. Tak lupa pula beliau mengingatkan pasukan perdamaian agar mengawasi perjanjian ini.

– Acara Yang Diselenggarakan
Menjelang perayaan Hari Solidaritas dengan PBB, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengenang bagaimana rakyatnya telah tegar bertahan dalam perang selama 70 tahun. Meski dalam keadaan kritis dan terjepit, Palestina tetap mampu menghormati aturan yang berlaku dari hukum internasional dan negara sekitar.

Dirinya juga akan terus mengusahakan edukasi tentang perdamaian dan memperkokoh institusi nasional. Hal ini harus tetap berjalan, agar generasi Palestina di masa depan dapat menikmati hidup yang lebih baik. Maka tak heran bila kampanye perdamaian ini lebih banyak ditujukan kepada wanita dan kaum muda.

Jika Presiden Palestina mengutarakan langkah konkrit perdamaian, maka PBB membuat kegiatan seremonial di kantor pusatnya. Rencananya kegiatan ini akan dihadiri oleh berbagai pihak yang ikut menjaga Palestina. Beberapa perwakilan organisasi internasional juga akan membuat pernyataan untuk menjawab pertanyaan tentang kedamaian Palestina.

Selain itu juga aka nada pameran fotografi. Karya yang ditampilkan tidak akan membingkai kondisi Palestina yang memprihatinkan. Penyelenggara justru mengambil foto para tokoh dunia beserta kuote mereka yang mencerminkan solidaritas pada Palestina.

Dalam usahanya untuk menyelesaikan perseteruan antara Israel dan Palestina, PBB terasa seperti menemui jalan buntu. Tak ada tanda perdamaian dalam waktu dekat. Namun demikian, PBB terus berusaha menginisiasi rekonsiliasi pemimpin negara dari kedua pihak. Diharapkan diskusi yang berlangsung akan membawa satu titik temu yang menguntungkan semua pihak.

Staff Human Right Watch Dideportasi Dari Israel
Uncategorized

Staff Human Right Watch Dideportasi Dari Israel

Staff Human Right Watch Dideportasi Dari Israel – Jika ada seseorang yang terkena deportasi, maka kemungkinan besar orang tersebut melakukan pelanggaran kriminal yang cukup berat. Namun lain halnya dengan staff Human Right Watch, Omar Shakir yang dideportasi dari Israel karena dicurigai mendukung gerakan anti kekerasan. Alasan ini tentu saja tidak cukup kuat, sehingga Omar menyatakan keberatan dan menuntut klarifikasi.

  • Dasar Hukum Yang Mendukung

Berita tentang deportasi staff Human Right Watch menjadi perbincangan hangat di kalangan pemerhatian HAM. Tindakan yang diambil pemerintah Israel menempatkan mereka dalam posisi tidak baik. Nantinya, banyak orang akan menyebut Palestina sebagai negara rezim otoriter karena terlalu menutup diri dan mengambil tindakan ekstrim pada pengawas HAM internasional.

Meski demikian, keputusan deportasi ini telah diambil oleh pemerintah di jajaran tertinggi. Tentu saja ada dasar hukum yang membuat Israel berani mendeportasi Omar Shakir. Tahun 2017 yang lalu, Israel telah menetapkan hukum yang mengatur bahwa negara berhak melarang warga negara asing yang secara terbuka mendukung Gerakan Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS).

Gerakan ini adalah kampanye anti kekerasan yang secara terang terangan melawan tindakan Israel yang tidak henti menekan Palestina. Gerakan ini jelas jelas menentang serangan-serangan Israel yang tidak pernah surut dan juga menolak pengawalan perdamaian dari organisasi non-pemerintahan.

  • Maju Mundur Perijinan Pengawasan Asing

Omar Shakir bukanlah orang baru dalam organisasi Human Right Watch. Bahkan, Omar sudah tinggal lebih dari dua tahun di Israel. Namun jika ditelusuri kembali, keberadaan Omar di Israel bukanlah perjuangan mudah. Israel terkesan sangat membatasi akses untuk Human Right Watch.

Israel bukanlah negara yang terbuka terhadap pengawasan internasional, terutama karena mereka terus menerus menjadi pusat perhatian atas tindakan pelanggaran HAM yang mereka lakukan terhadap para anggota dan warga Palestina. Ketika Israel akan menutup sepenuhnya akses untuk pekerja asing, Human Right Watch mengajukan banding ke Pengadilan.

Sikap Israel pun melunak dan pada akhirnya mengijinkan Human Right Watch untuk masuk ke dalam negara mereka. Namun demikian,Omar mendapatkan pertanyaan pertanyaan tajam tak lama setelah kantornya dibuka di Israel. Puncaknya, ia mendapatkan keputusan deportasi karena dianggap mendukung Gerakan DBS.

Menurut Omar, tindakan Israel dengan mendeportasi dirinya tidak akan menyurutkan langkah Human Right Watch. Di tahun ke depan, staff lainnya masih akan berdatangan dan melaksanakan tugas mereka sebagaimana mestinya. Efek dingin yang diberikan Israel kepada organisasi kemanusiaan dunia mungkin akan menjadi senjata yang berbalik menyerang tuannya.

Selain PBB, ada banyak organisasi lain yang juga bergerak dalam bidang HAM. Salah satunya adalah Human Right Watch. Organisasi ini tidak berbasis pada pemerintahan, namun memiliki dukungan yang cukup kuat di berbagai belahan dunia. Tugas utama yang dijalankan organisasi ini adalah mendeteksi tindak pelanggaran HAM dan melakukan investigasi mendalam.

Mengapa Hak Asasi Manusia Sangat Penting di Zaman Sekarang
Berita Blog Global Informasi Regional

Mengapa Hak Asasi Manusia Sangat Penting di Zaman Sekarang

Mengapa Hak Asasi Manusia Sangat Penting di Zaman Sekarang – Jika kita dulu mengakui hak asasi manusia sebagai formula untuk melindungi hak setiap manusia yang hidup di dunia, maka ruang lingkup hak asasi manusia secara bertahap berkembang, bahkan pemahaman tentang makna hak asasi manusia semakin luas. Tentu saja perkembangan ini diperlukan untuk kelangsungan hidup setiap manusia di dunia ini yang kemudian menjadikan mengapa hak asasi manusia sangat penting di era modern ini, katakan saja seperti pada awal abad ke-20 di mana hak asasi manusia mulai berkembang menjadi empat jenis kebebasan sebagaimana dinyatakan oleh FD Roosevelt sebagai presiden Amerika pada waktu itu. Gagasan hak asasi manusia menurut Roosevelt dibagi menjadi 4 jenis, yaitu kebebasan beragama, berpendapat dan berbicara, kebebasan dari kemiskinan, dan kebebasan dari ketakutan.

Gagasan hak asasi manusia menurut Roosevelt dibagi menjadi 4 jenis, yaitu kebebasan beragama, berpendapat dan berbicara, kebebasan dari kemiskinan, dan kebebasan dari ketakutan.

Maka jika kita melihat perkembangan HAM, setidaknya ada beberapa generasi yang membedakannya, berikut penjelasannya.

  1. Yang pertama adalah hak-hak sebagai orang sipil dan politik di Eropa, ini termasuk hak untuk hidup, hak untuk kebebasan dan keamanan, persamaan di depan pengadilan, pemikiran dan pendapat, memeluk agama, berkumpul, dan hak untuk berorganisasi.
  2. Generasi berikutnya tidak hanya berbicara tentang hak-hak dasar kehidupan manusia, tetapi juga meluas ke hak ekonomi, sosial dan budaya yang saat ini diperjuangkan oleh beberapa negara Eropa. Selain itu, kebebasan dalam bermain judi bola termasuk kebebasan untuk melakukan apapun, untuk mendapatkan penghasilan yang layak, kebebasan untuk membentuk serikat pekerja, hak atas makanan dan kesehatan, perumahan, pendidikan, dan hak atas jaminan sosial.
  3. Generasi terakhir lebih universal untuk perdamaian dan pembangunan yang diproklamasikan oleh beberapa negara berkembang di Asia dan Afrika, termasuk hak untuk bebas dari ancaman musuh, hak untuk kemerdekaan, hak untuk setara dengan negara lain, dan hak atas perdamaian.

Dari semua hak asasi manusia yang disebutkan di atas, kita dapat melihat sendiri penerapannya dalam kehidupan manusia saat ini, tidak hanya dalam lingkup yang kecil tetapi juga secara internasional, ini tentu saja karena pentingnya hak asasi manusia di era yang semakin modern seperti sekarang ini.

Dengan kata lain, hak asasi manusia bukanlah hal yang eksklusif untuk dimiliki. Itu harus dimiliki oleh semua manusia di luar sana. Dan jika orang lain berusaha menekan Anda dan pada dasarnya merampas hak asasi Anda, maka itu perlu diperangi. Karena ada banyak organisasi di luar sana yang akan membantu orang untuk membela hak-hak mereka sebagai manusia.

Penindasan Hak Asasi Manusia di Dunia Ini
Berita Global Informasi

Penindasan Hak Asasi Manusia di Dunia Ini

Meskipun Hak Asasi Manusia telah diproklamirkan, dirumuskan, dan diterapkan pada kehidupan manusia modern saat ini, masih ada beberapa kasus pelanggaran hak asasi manusia di beberapa bagian dunia. Peristiwa penindasan hak asasi manusia di zaman modern juga tidak terjadi hanya dalam satu atau dua tragedi, berikut adalah beberapa di antaranya.

  1. Italia (1924)
    Benito Mussolini dianggap sebagai dalang semua tragedi yang terjadi di Italia selama masa pemerintahannya, ia memerintah Italia selama periode 1924-1943. Pada waktu itu Mussolini dikenal sebagai pemimpin otoriter yang tidak ragu-ragu untuk membunuh orang-orang yang tidak sejalan dengannya termasuk bangsanya sendiri, ia membunuh banyak nyawa tanpa melihat siapa mereka.
  2. Jerman (1930)
    Pemimpin Nazi di Jerman yang terjadi antara tahun 1930 terkenal memiliki banyak kasus pelanggaran HAM berat selama kepemimpinannya, Adolf Hitler dianggap sebagai dalang dari tragedi pembantaian dalam Perang Dunia 2. Dia tidak ragu untuk menangkap tokoh-tokoh politik dan membunuh mereka yang tidak sejalan dengannya, dia juga diketahui telah melakukan pembantaian terhadap orang-orang Yahudi yang membuatnya dikenal sebagai anti-Yahudi.
  3. Bosnia (1992 – 1995)
    Pecahnya Yugoslavia memicu perang sipil yang melibatkan Bosnia dan Serbia, pembunuhan massal yang menyebabkan pembunuhan lebih dari 800 Muslim di Bosnia. Kasus ini juga mendapat kritik keras dari banyak negara dan menjadi salah satu pelanggaran HAM berat yang terjadi pada periode itu.
  4. Myanmar (2018)
    Ini adalah kasus pelanggaran HAM baru-baru ini, temuan beberapa kuburan massal di Myanmar pada Februari tahun lalu telah menarik perhatian dunia. Tidak hanya dugaan pembunuhan tetapi pasukan keamanan Myanmar juga dituduh melakukan tindakan pembakaran rumah dan pemerkosaan terhadap wanita etnis Rohing di Myanmar.
  5. Konflik di Palestina
    Salah satu konflik berkepanjangan yang sampai sekarang masih belum melihat titik terang adalah perselisihan antara Israel dan Palestina, kedua negara telah berjuang sejak perebutan wilayah yang dilakukan oleh Israel terhadap wilayah Palestina. Tak terhitung nyawa tak berdosa mati sia-sia karena konflik, tidak hanya pria bersenjata tetapi banyak warga sipil yang menjadi korban termasuk wanita dan anak-anak.

Semua peristiwa ini adalah peristiwa penting yang mengingatkan kita tentang bagaimana hak asasi manusia tidak terdistribusi secara merata bahkan di zaman modern ini. Itulah mengapa sebagai manusia kita harus membantu orang untuk hak asasi mereka sehingga setiap manusia dapat memiliki hak mereka untuk hidup sebagai manusia tanpa ditekan oleh orang lain.

Share
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!