Ini Dia Kasus Pelanggaran HAM Terbesar dan Paling Dikenal di Indonesia

Ini Dia Kasus Pelanggaran HAM Terbesar dan Paling Dikenal di Indonesia

Ini Dia Kasus Pelanggaran HAM Terbesar dan Paling Dikenal di Indonesia – HAM atau Hak Asasi Manusia merupakan suatu konsep hukum dan normatif yang menyatakan bahwa setiap individu memiliki hak yang melekat pada dirinya. Hak asasi merupakan hal mendasar yang dibawa manusia menjak ia lahir ke dunia. Adapun contoh HAM yang melekat pada diri setiap manusia adalah hak pribadi seperti hak untuk berpendapat, berorganisasi, memeluk suatu agama dan lain-lain. Hak Asasi Manusia harus dipahami setiap individu. Hal ini untuk mengatasi adanya pelanggaran HAM. Di Indonesia sendiri banyak sekali kasus pelanggaran HAM. Adapun kasus-kasus pelanggaran HAM terbesar dan paling dikenal di Indonesia diantaranya sebagai berikut.
• Tragedi 1965-1966
Pada tanggal 30 September 1965 terjadi peristiwa penembakan terhadap sejumlah Jendral. Pemerintahan orde baru yang tengah berkuasa saat itu menuding peristiwa tersebut terjadi karena ulah Partai Komunis Indonesia. Maka dari itu pemerintah orde baru segera membubarkan pastai tersebut serta merazia partisinya. Razia tersebut diberi nama operasi pembersihan PKI. Diperkirakan Komnas HAM ada sekitar 500.000 sampai 3 juta orang tewas dibunuh saat itu. Ribuan orang lainya di asingkan dan sisanya sekitar jutaan orang dibayangi cap PKI selama masa hidupnya. Pada peristiwa ini Komnas HAM kembali menjatuhkan tudingan kepada Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan semua panglima militer yang saat itu menjabat sebagai pihak-pihak yang paling bertanggung jawab.

• Kasus Penembakan misterius di tahun 1982-1985
Penembakan misterius atau yang dikenal juga dengan Operasi Celurit merupakan suatu operasi rahasia yang dilakukan oleh mantan presiden Soeharto dengan dalih untuk memberantas tingginya kejahatan. Secara umum operasi ini meliputi operasi penangkapan dan pembunuhan terhadap orang-orang yang dianggap mengganggu ketentraman dan ketentraman khususnya untuk wilayah Jawa Tengah dan Jakarta. Pelaku dari kasus ini tidak jelas dan tidak pernah diadili. Sebanyak 532 orang tewas pada tahun 1983 dan pada tahun berikutnya yaitu korban tewas bertambah sebanyak 107 orang. Kemudian pada tahun kemudian bertambah lagi 74 orang tewas yang merupakan anggota IDN Poker.

• Tragedi kerusuhan Mie 1998 dan Semanggi
Pada tanggal 13 sampai dengan 15 Mei 1998 terjadi kerusuhan yang menyeluruh di Indonenesia yang puncaknya berada di Jakarta. Awal mula terjadinya kerusuhan ini dipicu oleh krisis finansial yang tengah melanda Indonesia. Selain itu tewasnya empat mahasiswa Trisakti pada demonstrasi tanggal 12 Mei 1998. Pada proses kukumnya pihak Kejasaan Agung berpendapat bahwa kasus ini dapat tindak lanjuti jika mendapat rekomendasi dari DPR dan Presiden.

• Kasus Munir Said seorang aktivis HAM yang terbunuh
Munir ditemukan meninggal dalam penerbanganya dari Jakarta ke Amsterdam Belanda. Pada saat itu beliau masih berusia 38 tahun. Munir Said merupakan salah satu aktivis HAM yang selalu menyuarakan HAM. Ketika menjabat sebagai Dewan Komite Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau yang disingkat dengan Kontras, nama Munir melambung karena membela korban-korban penculikan Tim Mawar dari Komando Pasukan Khusus Tentara Nasional Indonesia. Setelah pemerintahan orde baru runtuh dan presiden Soeharto jatuh, penculikan tersebut dijadikan sebuah alasan dari pencopotan pangkat Danjen Kopassus Prabowo Subianto serta diadilinya anggota militer tim Mawar. Hingga saat ini kasus itu hanya bisa mengadili salah satu pilot maskapai Garuda Indonesia yang bernama Pollycarpus Budihari Priyanto yang mendapatkan hukuman selama 14 tahun penjara karena Ia terbukti meracuni munir, namun ada banyak pihak yang berasumsi bahwa Polly bukanlah dalang dari kasus tersebut.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!